trading-forex-ai

byArip Arip

Buatkan aplikasi ai analisa trading forex real dari foto tambahkan banyak fitur lainya yang pro

No preview

Comments (0)

No comments yet. Be the first!

System Requirements

Page 1 of 14

System Requirements Document for trading-forex-ai

1. Introduction

trading-forex-ai adalah aplikasi analisa trading forex berbasis AI yang membaca foto chart atau setup trading yang diunggah pengguna dan mengembalikan analisa yang bersifat real terhadap kondisi pasar forex — bias arah, level entry, stop, target, rasio risk-reward, dan tingkat keyakinan. Aplikasi ini ditujukan untuk trader forex dan analis trading berbahasa Indonesia yang bekerja dari screenshot chart di perangkat mobile maupun desktop, dan yang membutuhkan pembacaan chart yang presisi, terukur, dan dapat ditindaklanjuti alih-alih percakapan chatbot yang ramah.

Di luar analisa foto dasar, aplikasi menyediakan banyak fitur tambahan bertingkat pro yang melengkapi alur analisa: penyimpanan riwayat analisa yang tahan lama, penelusuran kembali hasil sebelumnya, perbandingan hasil antar unggahan, dan tingkatan kapabilitas lanjutan yang disusun sebagai spesifikasi bertingkat.

Audiens utama adalah dua peran aktif: Trader Forex, yang mengunggah foto chart dan memakai hasilnya untuk mengambil keputusan trading, dan Analis Trading, yang meninjau serta membandingkan hasil analisa AI atas beberapa foto untuk memvalidasi kualitas sinyal dan menyusun catatan.

Page 2 of 14

2. System Overview

trading-forex-ai adalah aplikasi web dengan UI kustom milik aplikasi sendiri dan identitas yang dimiliki aplikasi. Alur intinya: pengguna membuka Landing, melihat penjelasan produk dan fitur pro, lalu masuk melalui Login atau mendaftar melalui Sign Up. Setelah terautentikasi, pengguna bekerja di Analysis — mengunggah foto chart, menjalankan analisa AI, dan membaca hasilnya sebagai tabel instrumen bergaris. Setiap analisa tersimpan sebagai state aplikasi yang tahan lama dan dapat ditelusuri kembali di History. Kapabilitas lanjutan bertingkat pro diakses melalui Pro Features.

Aktor manusia aktif (katalog tertutup): Trader Forex dan Analis Trading. Pekerjaan AI analisa chart dijalankan sebagai proses sistem yang mendukung interaksi manusia; tidak ada aktor manusia ketiga.

2a. Product Interpretation and Delivery Boundary

Aplikasi ini dimiliki dan dioperasikan sebagai produk first-party dengan UI kustom. Identitas dimiliki aplikasi: pengguna mendaftar sendiri melalui Sign Up dan masuk kembali melalui Login untuk mempertahankan akses ke riwayat analisa dan fitur terlindungi. Landing, Login, dan Sign Up dapat dijangkau tanpa login; Analysis, History, dan Pro Features memerlukan login.

Analisa foto adalah komitmen produk saat ini dan harus bersifat real terhadap kondisi trading forex berdasarkan foto yang diunggah. Fitur tambahan yang diminta juga merupakan komitmen saat ini dan harus bertingkat pro. Tidak ada horizon masa depan yang dinyatakan dalam sumber; karena itu tidak ada bagian future yang diklaim di dokumen ini. Aplikasi tidak mengeksekusi order, tidak mengelola dana, dan tidak terhubung ke broker — lingkupnya adalah pembacaan chart dan penyajian analisa.

Page 3 of 14

2b. Source Content Inventory

Tidak ada direktif referensi dengan content_source pada sumber, sehingga tidak ada Source Content Inventory yang disertakan.

2c. Page Content and Component Coverage

Landing

  • Informasi/state: penjelasan publik aplikasi AI analisa trading forex berbasis foto; penjelasan fitur tambahan bertingkat pro; status publik (belum login).
  • Aksi utama: UNGGAH FOTO CHART (CTA utama, mengarahkan ke alur analisa; bila belum login, mengarah ke Login/Sign Up); aksi sekunder ghost hairline menuju penjelasan fitur pro.
  • Aksi pendukung: navigasi ke Login dan Sign Up; navigasi ke Pro Features untuk membaca tingkatan fitur.
  • Entitas domain: analisa contoh (pair, timeframe, bias, entry, stop, confidence), tingkatan pro (Scout / Desk / Institutional).
  • Tanggung jawab komponen: hero dial berbezel kuningan berisi screenshot chart sebagai objek; strip readout bergaris penuh selebar viewport dengan enam sel (Pair · Timeframe · Bias · Entry · Stop · Confidence); rail instrumen kiri 72px dengan label vertikal; aturan hairline dan cap kuningan.
  • State: loading — dial dan arc keyakinan menyapu dari 0 ke nilai akhir; empty — bila belum ada contoh analisa, dial menampilkan skala pip kosong dengan label muted; success — hero tampil penuh dengan arc dan numeral tabular; error — bila aset chart hero gagal dimuat, bezel tetap tampil dengan bidang graphite dan label muted, CTA tetap utuh; recovery — pengguna tetap dapat menekan CTA utama tanpa menunggu aset hero.

Login

  • Informasi/state: formulir autentikasi kembali untuk mengakses riwayat analisa dan fitur terlindungi; status publik.
  • Aksi utama: masuk dengan kredensial akun aplikasi.
  • Aksi pendukung: menuju Sign Up bila belum punya akun; kembali ke Landing.
  • Entitas domain: identitas pengguna aplikasi, sesi.
  • Tanggung jawab komponen: panel persegi radius 4px dengan border hairline; field label muted caps kiri dan nilai tabular kanan; tombol plat bertepi kuningan dengan aturan atas 2px.
  • State: loading — tombol masuk menampilkan status proses tanpa mengubah tata letak; empty — field kosong dengan label muted; success — sesi terbentuk dan pengguna diarahkan ke tujuan terlindungi yang diminta; error — kredensial tidak cocok ditampilkan sebagai pesan teks di dalam panel, field tetap terisi agar dapat diperbaiki; recovery — pengguna dapat mencoba lagi atau beralih ke Sign Up.
Page 4 of 14

Sign Up

  • Informasi/state: formulir pendaftaran mandiri bagi pengguna yang mulai memakai aplikasi dan perlu menyimpan analisa secara berkelanjutan; status publik.
  • Aksi utama: membuat akun aplikasi.
  • Aksi pendukung: menuju Login bila sudah punya akun; kembali ke Landing.
  • Entitas domain: identitas pengguna aplikasi, sesi.
  • Tanggung jawab komponen: panel persegi radius 4px dengan border hairline; field label muted caps; tombol plat bertepi kuningan; chip status 2px radius bila diperlukan.
  • State: loading — tombol daftar menampilkan status proses; empty — field kosong; success — akun terbentuk dan sesi aktif, pengguna diarahkan ke Analysis; error — input tidak valid atau akun sudah ada ditampilkan sebagai pesan teks di dalam panel; recovery — pengguna memperbaiki input atau beralih ke Login.

Analysis

  • Informasi/state: workspace analisa; state unggahan foto chart; state proses analisa AI; state hasil analisa (Instrument → Bias → Entry → Stop → Target → R:R → Confidence); status terlindungi (perlu login).
  • Aksi utama: mengunggah foto chart atau setup forex; menjalankan analisa AI atas foto tersebut.
  • Aksi pendukung: mengganti foto sebelum analisa dijalankan; membuka hasil tersimpan di History; menuju Pro Features untuk kapabilitas lanjutan.
  • Entitas domain: foto chart yang diunggah, hasil analisa (pair, timeframe, bias, entry, stop, target, R:R, confidence), status bias (BULLISH / BEARISH / INVALIDATED), riwayat analisa.
  • Tanggung jawab komponen: stage unggah/foto 5 kolom di kiri dan konsol readout 7 kolom di kanan, dipisahkan hairline setinggi penuh; tabel instrumen bergaris dengan label muted caps kiri dan nilai tabular Saira Condensed kanan; arc gauge keyakinan dengan numeral yang menghitung; chip bias plat 2px radius (kuningan untuk bull, teal untuk bear).
  • State: loading — arc keyakinan menyapu 0→nilai dalam 900ms sementara numeral harga menghitung naik; baris bergaris muncul dengan stagger 60ms dan aturan kuningan menggambar kiri-ke-kanan; empty — belum ada foto: stage menampilkan bidang kosong berlabel muted dan konsol menampilkan baris instrumen kosong; success — tabel readout terisi lengkap dengan bias, level, R:R, dan confidence; error — foto tidak dapat dibaca atau analisa gagal: pesan teks di konsol, foto tetap di stage agar dapat dijalankan ulang; recovery — pengguna mengunggah ulang atau menjalankan analisa lagi; hasil yang berhasil tetap tersimpan ke riwayat.

History

  • Informasi/state: ledger bergaris padat berisi analisa foto yang tersimpan; kolom kiri thumbnail crop chart, kolom kanan verdict; status terlindungi (perlu login).
  • Aksi utama: menelusuri riwayat analisa dan membuka kembali hasil sebelumnya.
  • Aksi pendukung: membandingkan hasil antar unggahan; menyusun catatan analisa; membuka satu hasil untuk dibaca penuh.
  • Entitas domain: entri riwayat analisa, foto chart asal, verdict (bias, level, confidence), catatan analisa.
  • Tanggung jawab komponen: baris bergaris dengan divider hairline; tepi kuningan kiri yang naik 2px saat hover (tanpa lift, tanpa shadow bloom); thumbnail crop chart; label muted caps untuk timestamp dan metadata.
  • State: loading — baris ledger muncul dengan stagger 60ms; empty — belum ada analisa tersimpan: ledger menampilkan baris kosong berlabel muted dengan arahan ke Analysis; success — daftar entri lengkap dengan verdict dan thumbnail; error — riwayat gagal dimuat: pesan teks di area ledger dengan aksi coba lagi; recovery — pengguna memuat ulang atau kembali ke Analysis untuk membuat analisa baru.
Page 5 of 14

Pro Features

  • Informasi/state: tabel spesifikasi tiga tingkat (Scout / Desk / Institutional) dengan baris fitur; status terlindungi (perlu login).
  • Aksi utama: mengakses fitur tambahan bertingkat pro yang melengkapi analisa trading forex.
  • Aksi pendukung: membaca perbandingan baris fitur antar tingkat; kembali ke Analysis untuk memakai kapabilitas yang tersedia.
  • Entitas domain: tingkatan pro, baris fitur, kapabilitas lanjutan.
  • Tanggung jawab komponen: tabel spesifikasi bergaris (bukan kartu harga); label muted caps kiri, nilai tabular kanan; chip status 2px radius; aturan kuningan pada baris aktif.
  • State: loading — baris tabel muncul dengan stagger 60ms; empty — bila sebuah tingkat belum memiliki baris fitur, baris ditampilkan kosong berlabel muted; success — tabel spesifikasi lengkap; error — tabel gagal dimuat: pesan teks dengan aksi coba lagi; recovery — pengguna memuat ulang atau kembali ke Analysis.
Page 6 of 14

3. Functional Requirements

FR-1 — Analisa trading forex real dari foto As a Trader Forex I should mengunggah foto chart atau setup trading forex dan menerima analisa AI yang bersifat real terhadap kondisi trading forex so that saya memperoleh pembacaan chart yang dapat ditindaklanjuti.

  • Provenance: explicit
  • Trigger/input: pengguna memilih dan mengunggah foto chart atau setup forex di Analysis.
  • Observable result: konsol readout menampilkan hasil analisa sebagai tabel instrumen bergaris — Instrument → Bias → Entry → Stop → Target → R:R → Confidence — dengan chip bias plat 2px radius dan arc keyakinan yang menyapu ke nilai akhir.
  • Access state: memerlukan login.
  • Failure/recovery: bila foto tidak dapat dibaca atau analisa gagal, pesan teks muncul di konsol dan foto tetap di stage agar dapat dijalankan ulang.
  • Continuation: hasil yang berhasil tersimpan ke riwayat dan dapat dibuka di History.

FR-2 — Menjalankan analisa AI atas foto yang diunggah As a Trader Forex I should menjalankan analisa AI atas foto yang sudah saya unggah so that saya mendapatkan verdict atas setup tersebut tanpa mengunggah ulang.

  • Provenance: explicit
  • Trigger/input: pengguna menekan aksi jalankan analisa setelah foto berada di stage.
  • Observable result: arc keyakinan menyapu 0→nilai dalam 900ms sementara numeral harga menghitung naik dalam tabular figures; baris bergaris muncul dengan stagger 60ms dan aturan kuningan menggambar kiri-ke-kanan.
  • Access state: memerlukan login.
  • Failure/recovery: kegagalan analisa ditampilkan sebagai pesan teks di konsol; pengguna dapat menjalankan ulang atas foto yang sama.
  • Continuation: hasil tersimpan ke riwayat.

FR-3 — Meninjau hasil analisa sebagai tabel instrumen As a Trader Forex I should membaca hasil analisa sebagai baris ruled yang memuat bias, entry, stop, target, R:R, dan confidence so that saya dapat mengambil keputusan trading dari angka yang terukur.

  • Provenance: explicit
  • Trigger/input: analisa selesai di Analysis.
  • Observable result: setiap baris menampilkan label muted caps di kiri dan nilai tabular Saira Condensed di kanan, dipisahkan rule 1px dengan cap kuningan di tepi depan; chip bias berwarna kuningan (bull) atau teal (bear) dan kedua arah tidak pernah muncul dalam warna yang sama.
  • Access state: memerlukan login.
  • Failure/recovery: bila sebagian nilai tidak tersedia, baris terkait menampilkan label muted alih-alih nilai kosong yang menyesatkan.
  • Continuation: pengguna dapat membuka History atau Pro Features.

FR-4 — Menyimpan riwayat analisa sebagai state tahan lama As a Trader Forex I should memiliki setiap analisa tersimpan sebagai state aplikasi yang tahan lama so that saya dapat menelusuri kembali hasil sebelumnya.

  • Provenance: required_inference
  • Trigger/input: analisa berhasil diselesaikan di Analysis.
  • Observable result: entri riwayat baru muncul di History dengan thumbnail crop chart dan verdict-nya.
  • Access state: memerlukan login; riwayat terikat pada identitas pengguna.
  • Failure/recovery: bila penyimpanan gagal, pengguna diberi pesan teks dan hasil tetap tampil di konsol agar dapat dicatat atau dijalankan ulang.
  • Continuation: entri dapat dibuka kembali kapan pun setelah login.

FR-5 — Menelusuri riwayat analisa As a Trader Forex I should menelusuri riwayat analisa foto yang tersimpan dan membuka kembali hasil sebelumnya so that saya dapat membandingkan keputusan saya dari waktu ke waktu.

  • Provenance: required_inference
  • Trigger/input: pengguna membuka History setelah login.
  • Observable result: ledger bergaris padat menampilkan kolom kiri thumbnail crop chart dan kolom kanan verdict; hover pada baris menaikkan tepi kuningan kiri 2px tanpa lift atau shadow bloom.
  • Access state: memerlukan login.
  • Failure/recovery: bila riwayat gagal dimuat, pesan teks muncul di area ledger dengan aksi coba lagi.
  • Continuation: pengguna membuka satu entri untuk dibaca penuh atau kembali ke Analysis.

FR-6 — Membandingkan hasil analisa antar unggahan As an Analis Trading I should membandingkan hasil analisa AI atas beberapa foto chart so that saya dapat memvalidasi kualitas sinyal sebelum dipakai.

  • Provenance: required_inference
  • Trigger/input: analis membuka beberapa entri riwayat di History.
  • Observable result: verdict dan level dari entri yang dibandingkan terbaca berdampingan sebagai baris ruled dengan nilai tabular yang sejajar kolomnya.
  • Access state: memerlukan login.
  • Failure/recovery: bila salah satu entri tidak dapat dimuat, entri lain tetap tampil dan entri gagal ditandai pesan teks.
  • Continuation: analis menyusun catatan analisa atau kembali ke Analysis untuk analisa baru.

FR-7 — Menyusun catatan analisa As an Analis Trading I should menyusun catatan analisa atas hasil yang saya tinjau so that saya dapat merangkum analisa yang konsisten.

  • Provenance: required_inference
  • Trigger/input: analis menuliskan catatan pada entri riwayat yang sedang ditinjau.
  • Observable result: catatan tersimpan bersama entri tersebut dan tampil saat entri dibuka kembali.
  • Access state: memerlukan login; catatan terikat pada identitas analis.
  • Failure/recovery: bila penyimpanan catatan gagal, teks tetap di editor dengan pesan teks agar tidak hilang.
  • Continuation: catatan tersedia pada kunjungan berikutnya ke History.

FR-8 — Mengakses fitur tambahan bertingkat pro As a Trader Forex I should mengakses fitur tambahan bertingkat pro yang melengkapi analisa trading forex so that saya dapat memperdalam analisa di luar pembacaan foto dasar.

  • Provenance: explicit
  • Trigger/input: pengguna membuka Pro Features setelah login.
  • Observable result: tabel spesifikasi tiga tingkat (Scout / Desk / Institutional) menampilkan baris fitur dengan label muted caps kiri dan nilai tabular kanan, bukan kartu harga.
  • Access state: memerlukan login.
  • Failure/recovery: bila tabel gagal dimuat, pesan teks muncul dengan aksi coba lagi.
  • Continuation: pengguna kembali ke Analysis untuk memakai kapabilitas yang tersedia.

FR-9 — Pendaftaran mandiri As a Trader Forex I should mendaftar sendiri sebelum penggunaan berkelanjutan atas analisa tersimpan dan fitur pro so that analisa saya tersimpan pada identitas saya sendiri.

  • Provenance: required_inference
  • Trigger/input: pengguna baru membuka Sign Up dari Landing atau Login.
  • Observable result: akun aplikasi terbentuk, sesi aktif, dan pengguna diarahkan ke Analysis.
  • Access state: Sign Up dapat dijangkau tanpa login.
  • Failure/recovery: input tidak valid atau akun sudah ada ditampilkan sebagai pesan teks di dalam panel; pengguna memperbaiki input atau beralih ke Login.
  • Continuation: pengguna langsung dapat mengunggah foto chart di Analysis.

FR-10 — Autentikasi kembali As a Trader Forex I should masuk kembali untuk mengakses riwayat analisa dan melanjutkan penggunaan fitur terlindungi so that state dan hasil saya tetap terikat pada identitas yang benar.

  • Provenance: required_inference
  • Trigger/input: pengguna membuka Login dari Landing, Sign Up, atau saat diarahkan dari tujuan terlindungi.
  • Observable result: sesi terbentuk dan pengguna diarahkan ke tujuan terlindungi yang diminta.
  • Access state: Login dapat dijangkau tanpa login; Analysis, History, dan Pro Features memerlukan login.
  • Failure/recovery: kredensial tidak cocok ditampilkan sebagai pesan teks di dalam panel dan field tetap terisi agar dapat diperbaiki.
  • Continuation: pengguna melanjutkan ke Analysis, History, atau Pro Features.

FR-11 — Memahami produk sebelum masuk As a Trader Forex I should memahami apa yang dilakukan aplikasi dan fitur pro apa yang tersedia sebelum saya masuk so that saya dapat memutuskan untuk mulai.

  • Provenance: required_inference
  • Trigger/input: pengguna membuka Landing tanpa login.
  • Observable result: hero dial berbezel kuningan menampilkan screenshot chart sebagai objek dengan arc keyakinan dan numeral tabular; strip readout bergaris penuh selebar viewport menampilkan enam sel (Pair · Timeframe · Bias · Entry · Stop · Confidence); CTA UNGGAH FOTO CHART tampil sebagai plat bertepi kuningan dengan aturan atas 2px.
  • Access state: tanpa login.
  • Failure/recovery: bila aset chart hero gagal dimuat, bezel tetap tampil dengan bidang graphite dan label muted, dan CTA tetap utuh serta dapat ditekan.
  • Continuation: pengguna menuju Sign Up, Login, atau membaca Pro Features.
Page 7 of 14

4. User Personas

Trader Forex

  • Konteks produk: trader forex berbahasa Indonesia yang bekerja dari screenshot chart di mobile dan desktop, sering pada jam pasar yang tidak ramah, dan yang menginginkan pembacaan chart yang tegas alih-alih percakapan.
  • Tujuan utama: memperoleh analisa yang jelas dan dapat ditindaklanjuti dari setiap foto chart yang diunggah, dengan level dan keyakinan yang terukur.
  • Tanggung jawab yang diterima: mengirim foto analisa ke Analysis, menjalankan analisa AI, meninjau hasil sebagai tabel instrumen, dan memanfaatkan fitur-fitur pro pendukung untuk mengambil keputusan trading.
  • Input dan keputusan: memilih foto chart atau setup yang relevan; memutuskan apakah bias, entry, stop, target, dan R:R yang dikembalikan cukup meyakinkan untuk ditindaklanjuti; memutuskan kapan mengunggah ulang atau menjalankan analisa lagi setelah kegagalan.
  • Interaksi dengan peserta lain: hasil analisanya menjadi bahan yang ditinjau Analis Trading di History; ia sendiri bekerja terutama dengan konsol readout dan riwayatnya.
  • Keberhasilan yang teramati: setiap foto yang diunggah menghasilkan analisa yang terbaca lengkap di konsol dan tersimpan di riwayat.
  • Perbedaan peran: fokusnya adalah keputusan trading per-setup dan kecepatan pembacaan; ia tidak membandingkan banyak hasil secara sistematis.

Analis Trading

  • Konteks produk: pengguna yang meninjau dan membandingkan hasil analisa AI atas beberapa foto chart untuk memvalidasi kualitas sinyal sebelum dipakai.
  • Tujuan utama: memverifikasi dan merangkum analisa yang konsisten.
  • Tanggung jawab yang diterima: menelusuri riwayat analisa di History, membandingkan hasil antar unggahan, dan menyusun catatan analisa.
  • Input dan keputusan: memilih entri riwayat mana yang dibandingkan; memutuskan apakah verdict antar unggahan konsisten; memutuskan apa yang dicatat sebagai kesimpulan.
  • Interaksi dengan peserta lain: ia bekerja di atas hasil analisa yang dibuat Trader Forex dan menambahkan lapisan validasi serta catatan.
  • Keberhasilan yang teramati: perbandingan antar entri terbaca sejajar kolomnya dan catatan tersimpan serta tampil kembali saat entri dibuka.
  • Perbedaan peran: fokusnya adalah konsistensi lintas-hasil dan dokumentasi, bukan keputusan trading per-setup.

5. Core User Flows

Page 8 of 14

Flow A — Trader Forex: analisa dari foto chart

  1. Trader Forex membuka Landing tanpa login dan membaca hero dial serta strip readout enam sel (Pair · Timeframe · Bias · Entry · Stop · Confidence).
  2. Ia menekan CTA UNGGAH FOTO CHART. Karena belum memiliki sesi, ia diarahkan ke Sign Up.
  3. Di Sign Up ia membuat akun aplikasi. Akun terbentuk, sesi aktif, dan ia diarahkan ke Analysis.
  4. Di Analysis ia memilih foto chart atau setup forex dan mengunggahnya ke stage foto 5 kolom di kiri.
  5. Ia menjalankan analisa AI. Arc keyakinan menyapu 0→nilai dalam 900ms sementara numeral harga menghitung naik; baris bergaris muncul dengan stagger 60ms dan aturan kuningan menggambar kiri-ke-kiri-ke-kanan.
  6. Konsol readout 7 kolom di kanan menampilkan tabel instrumen: Instrument → Bias → Entry → Stop → Target → R:R → Confidence, dengan chip bias plat 2px radius berwarna kuningan untuk bull atau teal untuk bear.
  7. Ia membaca verdict dan memutuskan apakah setup layak ditindaklanjuti.
  8. Hasil tersimpan sebagai entri riwayat. Ia dapat membuka History untuk menelusuri kembali, atau Pro Features untuk kapabilitas lanjutan.
  9. Kegagalan dan pemulihan: bila foto tidak dapat dibaca atau analisa gagal, pesan teks muncul di konsol dan foto tetap di stage; ia menjalankan analisa ulang atau mengunggah foto lain tanpa kehilangan konteks.

Flow B — Trader Forex: kembali dan melanjutkan dari riwayat

  1. Trader Forex membuka Login dan masuk dengan kredensial akun aplikasinya.
  2. Sesi terbentuk dan ia diarahkan ke tujuan terlindungi yang diminta.
  3. Ia membuka History dan melihat ledger bergaris padat: kolom kiri thumbnail crop chart, kolom kanan verdict.
  4. Ia mengarahkan kursor pada satu baris; tepi kuningan kiri naik 2px tanpa lift atau shadow bloom.
  5. Ia membuka entri tersebut dan membaca kembali bias, level, R:R, dan confidence-nya.
  6. Ia kembali ke Analysis untuk menganalisa foto baru, atau tetap di History untuk menelusuri entri lain.
  7. Kegagalan dan pemulihan: bila kredensial tidak cocok, pesan teks muncul di panel Login dan field tetap terisi; ia memperbaiki input atau beralih ke Sign Up. Bila riwayat gagal dimuat, pesan teks muncul di area ledger dengan aksi coba lagi.
Page 9 of 14

Flow C — Analis Trading: membandingkan hasil dan menyusun catatan

  1. Analis Trading masuk melalui Login dan membuka History.
  2. Ia memilih beberapa entri riwayat yang berasal dari unggahan berbeda.
  3. Ia membandingkan verdict dan level antar entri; nilai tabular tersusun sejajar kolomnya sehingga perbedaan bias, entry, stop, dan confidence terbaca langsung.
  4. Ia menilai apakah sinyal konsisten antar unggahan.
  5. Ia menyusun catatan analisa pada entri yang ditinjau; catatan tersimpan bersama entri tersebut.
  6. Ia membuka kembali entri itu di kemudian hari dan catatannya tampil bersama verdict.
  7. Kegagalan dan pemulihan: bila salah satu entri tidak dapat dimuat, entri lain tetap tampil dan entri gagal ditandai pesan teks; bila penyimpanan catatan gagal, teks tetap di editor dengan pesan teks agar tidak hilang.

Flow D — Trader Forex: menilai fitur pro sebelum memakai

  1. Trader Forex membuka Pro Features setelah login.
  2. Ia membaca tabel spesifikasi tiga tingkat (Scout / Desk / Institutional) dengan baris fitur, label muted caps kiri dan nilai tabular kanan.
  3. Ia membandingkan baris fitur antar tingkat untuk menentukan kapabilitas lanjutan yang relevan.
  4. Ia kembali ke Analysis untuk memakai kapabilitas yang tersedia pada analisa berikutnya.
  5. Kegagalan dan pemulihan: bila tabel gagal dimuat, pesan teks muncul dengan aksi coba lagi; ia memuat ulang atau kembali ke Analysis.
Page 10 of 14

6. Visuals Colors and Theme

Arah kreatif bersifat otoritatif: Precision instrument after MARQ — terminal pembaca chart AI, bukan dashboard SaaS. Muse: MARQ by Garmin. Register emosional: taruhan tinggi, teknis, sedikit nokturnal; kepercayaan datang dari tampilan yang terasa engineered dan terukur.

Mode: dark mode sebagai satu-satunya mode.

Warna (peran):

PeranNilai
Background (graphite/titanium)#0E1013
Surface panel#171A1F
Text (warm titanium white)#EDE9E3
Primary (champagne-brass, instrumen metal)#C9A227
Accent (teal, arah bear & arc keyakinan)#2FB6A6
Muted (label, timestamp, metadata)#8A9099
Hairline rulergba(237,233,227,0.10)

Proporsi: ~78% dark ground, 15% surface panel, 5% kuningan, 2% teal. Tidak ada gradien kecuali satu radial vignette di belakang hero dial. Kuningan dipakai untuk bezel, cap rule, underline tab aktif, isian CTA utama, dan arah bull/buy. Teal dicadangkan untuk arah bear/sell, pulsa live-capture, dan arc keyakinan — tidak pernah untuk kedua arah sekaligus.

Tipografi: heading Saira Condensed 600–700, uppercase untuk data heading dan label instrumen, tracking -0.01em pada display dan +0.14em pada micro-label. Body Barlow 400/500/600 pada leading 1.65. Semua numeral memakai tabular figures sehingga harga, pip, R:R, dan persentase keyakinan sejajar kolomnya.

Skala tipe: modular 1.25 pada basis 16px — 16 / 20 / 25 / 31 / 39 / 49 / 61 / 76 / 95. Display headline clamp(40px, 8vw, 96px); section heading clamp(26px, 4vw, 44px); instrument data 20–31px; body 16–18px; micro-label 11–12px uppercase dengan tracking 0.14em. Display leading 0.92.

Bentuk: geometri instrumen. Gauge sirkular, bezel ring, dan dial arc sebagai bentuk kontainer utama; selain itu panel persegi radius 4px dengan border hairline 1px — tanpa blob lembut, tanpa radius 24px. Data hidup dalam baris bergaris dengan divider hairline, label kiri muted caps, nilai kanan tabular. Pill hanya untuk status chip (LIVE, BULLISH, INVALIDATED) pada radius 2px, bukan untuk tombol. Tombol adalah plat persegi dengan border kuningan 1px dan inset top highlight yang terbaca sebagai logam mesin; CTA utama memiliki aturan atas kuningan 2px seperti tepi bezel.

Layout: rail instrumen kiri tetap 72px di desktop dengan label vertikal, runtuh menjadi bottom tab bar di mobile. Konten pada grid 12 kolom, max width 1280px, gutter 32px. Analysis sengaja keluar dari grid: stage unggah/foto 5 kolom di kiri, konsol readout 7 kolom di kanan, dipisahkan hairline setinggi penuh. Readout bersifat tabular, satu baris per field, tidak pernah kartu. History adalah ledger bergaris padat. Pro Features adalah tabel spesifikasi tiga tingkat, bukan kartu harga. Pada 375px setiap baris ruled menumpuk menjadi pasangan label-di-atas-nilai dan konsol menjadi satu kolom dengan stage foto dipasang paling atas.

Imagery: macro dan instrument-led. Subjek hero adalah screenshot chart forex nyata yang diperlakukan sebagai muka instrumen yang menyala — di-crop ketat, duduk di dalam bezel ring kuningan dengan radial vignette halus, dilapisi garis kontur topografik dan grid pip bergaris. Citra pendukung: tekstur macro titanium brushed dan sapphire glass sebagai pemisah seksi, medan garis topografik sebagai tekstur latar pada 6% opacity, dan crop chart unggahan pengguna sebagai konten visual History. Tanpa stok foto orang, tanpa maskot 3D, tanpa gradient blob, tanpa device mockup.

Dilarang: biru/indigo sebagai primary pada ground putih atau hampir putih (keluarga #0057FF/#2563EB/#4F46E5); Inter, Roboto, Poppins, Arial, Helvetica, Open Sans, Lato, atau system-ui sebagai font heading maupun body; hero terpusat dengan headline, subtext, tombol biru, dan gradient blob; grid kartu identik dengan hover-lift, soft shadow, dan radius 24px untuk hasil analisa atau pricing; tombol pill membulat, emoji status, atau easing bounce/spring yang playful; klise trading green-up/red-down — arah adalah kuningan vs teal; avatar chatbot ramah atau maskot ilustratif di konsol analisa; glassmorphism, panel frosted, atau wash gradien violet-ke-pink.

Keterbacaan: teks dan kontrol yang dapat dibaca tetap utuh di setiap viewport — headline, wordmark, label, angka, teks kartu, dan kontrol tetap sepenuhnya di dalam viewport dan kontainernya pada 375px, 768px, dan 1280px, membungkus atau menskala (misalnya font-size: clamp(...) dengan ukuran mobile-nya) agar muat, dan tidak ada elemen lain yang menutupi bagian mana pun darinya. Imagery, dekorasi, dan motion mengikuti arah kreatif: foto, artwork, bentuk, tekstur, atau animasi boleh di-crop, bleed keluar tepi, diputar, ditumpuk, atau dipotong persis seperti yang diminta arah, selama tidak menutupi teks atau kontrol yang dapat dibaca. Konten yang bergerak dan dapat di-scroll boleh melewati tepi viewport atau kontainer secara desain; dinilai dari apakah ia benar-benar bergerak atau di-scroll dan apakah setiap item menjadi terbaca penuh saat melintas. Dengan prefers-reduced-motion ia berhenti dan menampilkan item utuh: membungkus menjadi baris, atau berada dalam baris yang dapat di-scroll horizontal (overflow-x: auto).

Page 11 of 14

7. Signature Design Concept

"Instrument Face" — Landing dibuka sebagai muka instrumen yang menyala, bukan halaman pemasaran.

Panggung titanium gelap #0E1013 mengisi viewport pertama penuh. Tujuh kolom kiri: headline Saira Condensed raksasa dalam dua baris bertumpuk — BACA CHART lalu SEPERTI INSTRUMEN — pada clamp(40px, 8vw, 96px), leading 0.92, titanium white, dengan aturan kuningan tipis membentang penuh di bawahnya dan satu baris subtext muted caps di bawah aturan itu. Tepat di bawah aturan duduk CTA utama sebagai plat bertepi kuningan dengan tepi atas kuningan 2px, berlabel UNGGAH FOTO CHART, dengan ghost secondary hairline di sisinya.

Lima kolom kanan: hero dial — bezel sirkular 420px dalam kuningan dan graphite berisi screenshot chart forex nyata yang di-crop ke lingkaran, dilingkari skala pip bergaris, dengan arc keyakinan teal menyapu di tepi luar dan numeral tabular membaca BIAS BULLISH · 0.7421 di dasar bezel. Latar adalah #0E1013 dengan satu radial vignette di belakang dial dan medan garis topografik pada 6% opacity.

Di bawah garis lipatan, strip readout bergaris full-bleed selebar viewport: enam sel (Pair · Timeframe · Bias · Entry · Stop · Confidence), masing-masing dipisahkan hairline vertikal — tanpa kartu, tanpa ikon, tanpa shadow. Tidak ada yang terpusat; komposisi asimetris dan berbobot kiri. Pada 375px headline, aturan, subtext, dan CTA menumpuk full-width di atas dial 240px, semuanya sepenuhnya di dalam viewport.

Konsep ini hanya menyusun ulang konten, state, dan kontrol yang sudah diterima — tidak menambah perilaku, halaman, atau tujuan baru.

Page 12 of 14

8. Interaction Model & Motion Direction

Interaction Model: Animated Motion Tempo: restrained Hero Dimensionality: dimensional_css

Landing Hero Motion Brief

  • Focal subject: hero dial berbezel kuningan berisi screenshot chart forex nyata, dilingkari skala pip bergaris, dengan arc keyakinan teal di tepi luar dan numeral tabular di dasar bezel.
  • Input → transformation → outcome: saat Landing dimuat, arc keyakinan menyapu dari 0 ke nilai akhirnya dalam 900ms dengan cubic-bezier(0.22, 0.61, 0.36, 1) sementara numeral tabular di dasar bezel menghitung naik ke nilai akhirnya; jarum detik dial melakukan satu sapuan lambat kontinu (12s, linear, tanpa bounce). Hasilnya adalah muka instrumen yang menyala dan terkalibrasi, bukan animasi dekoratif.
  • Motion vocabulary: sapuan jarum dan arc, numeral yang menghitung, aturan kuningan yang menggambar kiri-ke-kanan, stagger 60ms pada baris ruled, hover yang menaikkan tepi kuningan kiri 2px tanpa lift atau shadow bloom. Tidak ada bounce, spring, atau easing playful.
  • Composed first frame: panggung titanium gelap dengan headline dua baris dan aturan kuningan sudah terbaca penuh, CTA sudah utuh dan dapat ditekan, dial sudah berada di posisinya dengan arc pada posisi awal 0 dan numeral pada nilai awal — tidak ada elemen yang bergeser posisi saat animasi berjalan.
  • Reduced-motion state: dengan prefers-reduced-motion, arc dan counter melompat langsung ke nilai akhir, sapuan jarum berhenti, dan stagger runtuh menjadi instan; seluruh teks dan kontrol tetap utuh dan terbaca.

9. Non-Functional Requirements

  • NFR-1 — Realisme analisa. Analisa harus bersifat real terhadap kondisi trading forex berdasarkan foto yang diunggah. Provenance: explicit. Rasional: ini adalah hard constraint yang dinyatakan pengguna dan inti nilai produk.
  • NFR-2 — Kedalaman fitur pro. Fitur tambahan harus bersifat pro. Provenance: explicit. Rasional: hard constraint yang dinyatakan pengguna; fitur tambahan tidak boleh berupa pelengkap dangkal.
  • NFR-3 — Ketahanan state riwayat. Riwayat analisa harus bertahan sebagai state aplikasi yang dapat ditelusuri kembali setelah login. Provenance: required_inference. Rasional: tanpa ketahanan state, alur yang diterima (menelusuri kembali hasil sebelumnya) tidak dapat dijalankan.
  • NFR-4 — Keterbacaan lintas viewport. Teks dan kontrol yang dapat dibaca tetap utuh di dalam viewport dan kontainernya pada 375px, 768px, dan 1280px. Provenance: explicit (arahan kreatif). Rasional: dijadikan kriteria penerimaan visual.
  • NFR-5 — Aksesibilitas motion. Semua animasi menghormati prefers-reduced-motion dengan melompat ke nilai akhir dan menghentikan sapuan. Provenance: explicit (arahan kreatif). Rasional: dijadikan kriteria penerimaan visual.
  • NFR-6 — Kontras teks. Body text #EDE9E3 pada background #0E1013 memberikan kontras sekitar 15:1. Provenance: explicit (arahan kreatif). Rasional: memastikan keterbacaan pada ground gelap.
  • NFR-7 — Konsistensi arah warna. Arah bull dan bear tidak pernah muncul dalam warna yang sama; kuningan untuk bull, teal untuk bear. Provenance: explicit (arahan kreatif). Rasional: mencegah ambiguitas sinyal arah.
Page 13 of 14

10. Tech Stack

  • Frontend: React dengan UI kustom milik aplikasi (bukan template SaaS). Provenance: required_inference dari delivery_shape.custom_ui = true.
  • Backend: Python/FastAPI untuk melayani analisa foto, penyimpanan riwayat, dan autentikasi. Provenance: required_inference dari requires_backend_integration = true.
  • Storage: penyimpanan persisten untuk entri riwayat analisa, catatan analisa, dan identitas pengguna. Provenance: required_inference dari kebutuhan state tahan lama.
  • Kontainerisasi: Docker/docker-compose untuk menjalankan frontend, backend, dan storage secara lokal. Provenance: basic_default.
  • Kemampuan analisa chart: memakai skill smc-ict-fibonacci-trading-assistant (operasi analyze-market) sebagai mesin analisa Smart Money Concepts, ICT, dan Fibonacci yang mengembalikan trade idea hanya ketika beberapa konfirmasi selaras. Provenance: explicit dari reusable_skills pada Planning Scope.
  • Font: Saira Condensed (heading) dan Barlow (body), dimuat sebagai webfont. Provenance: explicit (arahan kreatif).

11. Assumptions and Constraints

  • A-1 — Aplikasi memiliki identitas sendiri; pengguna mendaftar mandiri melalui Sign Up dan masuk kembali melalui Login. Provenance: required_inference dari delivery_shape.app_owned_identity = true.
  • A-2 — Landing, Login, dan Sign Up dapat dijangkau tanpa login; Analysis, History, dan Pro Features memerlukan login. Provenance: explicit dari kontrak halaman dan permukaan akses.
  • A-3 — Identitas aplikasi dan kontinuitas sesi tidak menetapkan izin yang berbeda-beda; tidak ada RBAC atau kontrol visibilitas berbasis peran yang dinyatakan sumber, sehingga tidak diadakan.
  • A-4 — Analisa foto dijalankan sebagai proses sistem yang mendukung interaksi manusia; tidak ada aktor manusia ketiga selain Trader Forex dan Analis Trading.
  • A-5 — Aplikasi tidak mengeksekusi order, tidak mengelola dana, dan tidak terhubung ke broker; lingkupnya adalah pembacaan chart dan penyajian analisa.
  • A-6 — Tidak ada horizon masa depan yang dinyatakan sumber; seluruh requirement di dokumen ini bersifat current.
  • A-7 — Detail presentasi yang tidak ditentukan sumber diisi sebagai default: [Default — not specified by user] untuk mekanisme deployment produksi di luar Docker/docker-compose.
  • A-8 — Tingkatan pro (Scout / Desk / Institutional) adalah struktur penyajian tabel spesifikasi pada Pro Features; isi baris fitur per tingkat ditentukan oleh kapabilitas pro yang tersedia dan tidak menambah kapabilitas di luar yang diterima.
Page 14 of 14

12. Glossary

  • Analisa foto — pembacaan AI atas foto chart atau setup trading forex yang diunggah pengguna, menghasilkan bias, level, dan keyakinan.
  • Bias — arah yang dibaca dari chart: BULLISH, BEARISH, atau INVALIDATED.
  • Confidence — tingkat keyakinan analisa, ditampilkan sebagai arc gauge dengan numeral tabular di pusatnya.
  • Entry / Stop / Target — level harga yang dikembalikan analisa untuk masuk, membatasi risiko, dan mengambil hasil.
  • R:R — rasio risk-reward antara jarak entry-ke-stop dan entry-ke-target.
  • Riwayat analisa — kumpulan entri analisa tersimpan yang terikat pada identitas pengguna dan dapat ditelusuri kembali.
  • Fitur pro — kapabilitas tambahan bertingkat lanjut yang melengkapi analisa foto dasar, disusun sebagai tabel spesifikasi tiga tingkat.
  • Instrument rail — rail navigasi kiri tetap 72px dengan label vertikal, runtuh menjadi bottom tab bar di mobile.
  • Readout — tabel instrumen bergaris tempat hasil analisa ditampilkan, satu baris per field, bukan kartu.
  • SMC / ICT / Fibonacci — kerangka analisa price action yang dipakai mesin analisa untuk menilai struktur pasar, likuiditas, dan konfluensi Fibonacci.

No completed page designs yet.

Completed design pages will appear here when they are ready to preview.

Landing: Read hero dial and readout strip
Login: Sign in with credentials
Login: Correct credentials and retry
Sign Up: Create account
History: 1. Open saved entries
History: 2. Select entries from multiple uploads
History: 3. Compare verdicts and levels
History: Compose analysis note
History: Reopen entry with note
History: 4. Reload after entry load failure
Analysis: Run new analysis

No completed page designs yet.

Completed design pages will appear here when they are ready to preview.

Landing: Read hero dial and readout strip
Login: Sign in with credentials
Login: Correct credentials and retry
Sign Up: Create account
History: 1. Open saved entries
History: 2. Select entries from multiple uploads
History: 3. Compare verdicts and levels
History: Compose analysis note
History: Reopen entry with note
History: 4. Reload after entry load failure
Analysis: Run new analysis